Hutan Adalah Rumahku, Nafas Kehidupanku

Hutan adalah rumahku, nafas kehidupanku

Selamat membaca _______good luck

Di hutan lebat Papua, aku dilahirkan, Di antara pepohonan raksasa yang menjulang tinggi, Di sana aku belajar berjalan, berbicara, bernyanyi, Di sana aku makan, minum, dan tertidur dalam damai.

Hutan adalah rumahku, nafas kehidupanku, Setiap aliran sungai, setiap hembusan angin, adalah bagian dari nyawaku yang tak terpisahkan,

Namun kini, kesunyian terusik oleh deru mesin.

Tanah kami dirampas, rumah kami dihancurkan, Oleh tangan-tangan yang tak kenal belas kasih, mereka datang dengan janji palsu dan senjata, Mencabik-cabik hati kami, merampas kebahagiaan.

Namun, hutan ini, tempat kami tumbuh dan berkembang,

Adalah saksi bisu ketahanan kami yang abadi, kami hidup dari apa yang ia berikan, tanpa merusak, kami adalah penjaga alam, pewaris tanah leluhur.

Dalam hutan, aku temukan kekuatan yang tak tergoyahkan, roh-roh leluhur berbisik dalam angin malam,

Mereka berkata, “Jangan menyerah, anakku, berjuanglah,”

Dan aku pun berjanji, akan mempertahankan tanah ini.

Kami akan kembali, mengusir perusak dari tanah kami, dengan doa dan semangat, kami bangkit melawan,

Hutan ini akan tetap hidup, subur dan indah, seperti cerita yang dituturkan nenek moyang.

Di hutan lebat Papua, aku dilahirkan, di sana aku akan terus hidup dan bermimpi, Hutan ini adalah rumah kami yang abadi, Kami adalah masyarakat Papua, penjaga tanah suci.


___________

Puisi.

Oleh : Jonas Douw.

Lebih baru Lebih lama